Bina Pertiwi Meraih Penghargaan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan dari Pemkot Yogyakarta
PT Bina Pertiwi meraih penghargaan pada ajang Anugerah Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP) Tahun 2025 dari Pemerintah Kota Yogyakarta, atas kontribusinya dalam bidang Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Olahraga. Penghargaan ini diberikan dalam rangkaian kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Forum TSLP yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Harper Malioboro dan dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, termasuk Wali Kota Yogyakarta dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), perwakilan Bappeda, serta 80 perusahaan undangan. Pada kesempatan tersebut, Hanum Utami selaku Deputy Head ESGGS Department PT Bina Pertiwi hadir secara langsung untuk menerima penghargaan, sebagai wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Yogyakarta.
Acara Musrenbang perusahaan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Pemkot Yogyakarta dan sektor swasta. Dalam sambutannya, Walikota Hasto Wardoyo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada perusahaan atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya di sektor sosial, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan. “Kami berterima kasih kepada para perusahaan yang selama ini telah membantu program yang ada” ujar Hasto.
Penghargaan yang diterima Bina Pertiwi merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi aktif dan konsisten perusahaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya melalui pelaksanaan program Sekolah Binaan di SMK Negeri 2 Yogyakarta sepanjang tahun 2024. Program ini menjadi cerminan nyata komitmen perusahaan dalam menjembatani dunia pendidikan dengan dunia industri, sehingga para siswa khususnya dari jenjang SMK dapat memperoleh pengalaman dan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Hingga pertengahan tahun 2025, Bina Pertiwi telah menjalin kerja sama dengan sejumlah sekolah binaan yang tersebar di berbagai wilayah, menjangkau ratusan siswa yang ikut serta dalam program tersebut. Fokus utama dari Sekolah Binaan adalah menciptakan dampak jangka panjang yang terukur, melalui lima kegiatan terintegrasi. Kegiatan tersebut meliputi pelatihan keterampilan bagi siswa dan guru, program pemagangan di lingkungan kerja Bina Pertiwi, kegiatan “BP Mengajar” yang melibatkan karyawan sebagai pengajar tamu, kunjungan industri untuk memperluas wawasan siswa terhadap dunia kerja nyata, serta hibah fasilitas seperti peralatan dan sarana pembelajaran, termasuk di antaranya hibah forklift untuk praktik.
Penghargaan ini menjadi salah satu motivasi Bina Pertiwi untuk memperkuat peran sektor swasta dalam pembangunan sosial. Melalui sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, pembangunan berkelanjutan bukan lagi sekadar gagasan, tetapi menjadi gerakan kolektif menuju masa depan Indonesia yang lebih maju.

